Apakah-KBLI-Boleh-Banyak-dalam-Satu-Bisnis_legalitas-Qlausul

Apakah KBLI Boleh Banyak dalam Satu Bisnis?

KBLI atau Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk diketahui. Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih dalam mengenai apa itu KBLI, jenis-jenisnya serta kelebihan dan kelemahan dari penggunaannya. Terlebih lagi, apakah boleh ada banyak KBLI dalam satu bisnis? Yuk simak penjelasannya!

Apakah-KBLI-Boleh-Banyak-dalam-Satu-Bisnis_legalitas-Qlausul

Apa Itu KBLI?

Sebelum kita membahas apakah bisnis boleh memiliki banyak klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia, mari kita pahami terlebih dahulu apa itu KBLI. Klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia adalah sistem klasifikasi yang digunakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia untuk mengelompokkan berbagai jenis aktivitas ekonomi yang ada di Indonesia. Klasifikasi ini digunakan sebagai dasar untuk menyusun data statistik ekonomi, mengidentifikasi sektor-sektor ekonomi, dan melacak perkembangan ekonomi nasional.

Setiap jenis bisnis atau usaha memiliki satu atau beberapa kode klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia yang menggambarkan aktivitas utama yang mereka lakukan. Kode klasifikasi baku lapangan usaha IndonesiaI terdiri dari empat digit dan memberikan gambaran umum tentang sektor ekonomi di mana bisnis tersebut beroperasi. Contohnya, kode KBLI 4711 digunakan untuk bisnis ritel pakaian.

Jenis-jenis KBLI

KBLI merupakan singkatan dari klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia, yang digunakan untuk mengelompokkan jenis usaha berdasarkan kegiatan dan produk yang dihasilkan. Terdapat beberapa jenis klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia yang sering dijumpai dalam dunia bisnis.

Pertama, ada klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia industri pengolahan. Jenis ini mencakup perusahaan-perusahaan yang memproduksi barang-barang hasil olahan seperti makanan, minuman, tekstil, dan sebagainya. Kemudian ada juga klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia perdagangan besar dan eceran, yang meliputi toko-toko atau pusat perbelanjaan.

Selain itu terdapat pula klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia jasa-jasa kesehatan seperti rumah sakit atau klinik medis. Selanjutnya adalah klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia jasa pendidikan seperti sekolah atau universitas. Dan yang tak kalah penting adalah klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia jasa keuangan seperti bank atau lembaga asuransi.

Tidak hanya itu saja, masih banyak lagi jenis-jenis lainnya sesuai dengan bidang usaha tertentu. Penting bagi setiap pelaku bisnis untuk mengetahui jenis-jenis tersebut agar dapat memilih kode-kode klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia yang tepat sesuai dengan kegiatan mereka sebagai syarat mendapatkan izin usaha serta manfaat pajak dan insentif lainnya dari pemerintah.

Baca Juga: Kenali Jenis Akta Notaris PPAT Sesuai Syarat Keabsahan

Apakah Boleh Banyak KBLI dalam Satu Bisnis?

Sistem KBLI Indonesia memungkinkan satu bisnis memiliki lebih dari satu kode klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia. Ini terutama bergantung pada berbagai aktivitas yang dilakukan oleh bisnis tersebut. Ada beberapa alasan mengapa satu bisnis mungkin memiliki banyak klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia:

1. Ragam Usaha

Banyak bisnis yang menawarkan beragam produk atau layanan yang berbeda. Sebagai contoh, sebuah restoran mungkin tidak hanya menyajikan makanan, tetapi juga menyediakan layanan katering untuk acara-acara khusus. Dalam hal ini, restoran tersebut dapat memiliki dua kode klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia yang berbeda: satu untuk restoran dan satu untuk layanan katering.

2. Perubahan Strategi Bisnis

Bisnis dapat mengubah strategi mereka dari waktu ke waktu. Misalnya, sebuah toko yang awalnya hanya menjual pakaian mungkin memutuskan untuk memperluas bisnisnya dengan menambahkan produk aksesori seperti sepatu atau tas. Dalam kasus ini, bisnis tersebut mungkin akan memiliki dua kode klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia yang mencerminkan beragam produk yang mereka tawarkan.

3. Diversifikasi Bisnis

Beberapa perusahaan besar seringkali memiliki beragam divisi atau unit bisnis yang beroperasi di sektor-sektor ekonomi yang berbeda. Sebagai contoh, sebuah perusahaan besar yang awalnya bergerak di bidang manufaktur tekstil mungkin juga memiliki divisi properti yang berinvestasi di bidang real estat. Dalam hal ini, setiap divisi tersebut dapat memiliki kode klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia yang sesuai dengan aktivitas mereka.

4. Kemitraan dan Aliansi

Bisnis juga dapat bermitra atau membentuk aliansi dengan perusahaan lain yang bergerak di bidang yang berbeda. Dalam kasus seperti ini, bisnis tersebut mungkin harus memiliki kode klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia yang mencerminkan kemitraan atau aliansi mereka.

5. Skala Bisnis

Bisnis kecil atau usaha mikro seringkali harus melakukan beragam aktivitas untuk bertahan. Sebagai contoh, pemilik warung makan kecil mungkin juga menjalankan layanan katering kecil-kecilan untuk acara-acara lokal. Dalam hal ini, bisnis tersebut dapat memiliki dua kode klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia yang mencerminkan aktivitas mereka.

Baca Juga: Manajemen Risiko Legal dalam Bisnis: Kenapa Penting

Implikasi dan Pertimbangan Lainnya

Meskipun bisnis dapat memiliki banyak kode klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia, ada beberapa implikasi dan pertimbangan yang perlu dipahami:

1. Pajak dan Izin Usaha

Setiap kode KBLI mungkin memiliki kewajiban pajak dan persyaratan izin usaha yang berbeda. Oleh karena itu, bisnis harus memastikan bahwa mereka memenuhi semua kewajiban pajak dan perizinan yang berlaku untuk setiap kode KBLI yang mereka miliki.

2. Laporan Keuangan

Pemisahan aktivitas bisnis dalam berbagai kode KBLI dapat mempengaruhi pelaporan keuangan. Bisnis harus memiliki sistem akuntansi yang memungkinkan mereka untuk melacak pendapatan, biaya, dan laba/rugi yang terkait dengan setiap kode KBLI.

3. Pemasaran dan Branding

Bisnis perlu mempertimbangkan bagaimana mereka akan memasarkan dan membranding diri mereka jika mereka memiliki banyak kode KBLI yang mencerminkan beragam aktivitas. Mereka harus memastikan bahwa pesan merek mereka tetap konsisten dan mudah dikenali oleh konsumen.

4. Pemahaman atas Hukum Terkait

Bisnis harus memiliki pemahaman yang baik tentang hukum dan peraturan yang berlaku untuk setiap kode klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia yang mereka miliki. Ini termasuk hukum ketenagakerjaan, perizinan, dan peraturan industri.

Baca Juga: Membangun Bisnis: Peran Legalitas dan Lisensi

KBLI Dalam Bisnis Digital Agency

Dalam era digital seperti saat ini, bisnis digital agency semakin populer dan banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan. Salah satu hal yang penting dalam mendirikan sebuah bisnis adalah menentukan KBLI atau klasifikasi baku lapangan usaha.

Sebagai suatu industri yang berkembang pesat di era digital ini, terdapat beberapa jenis yang dapat dipilih untuk bisnis digital agency. Beberapa contoh di antaranya adalah jasa desain grafis, pembuatan website dan aplikasi mobile, pemasaran online dan sebagainya.

Namun demikian, memilih satu jenis KBLI saja mungkin tidak secara akurat menggambarkan seluruh layanan yang ditawarkan oleh sebuah bisnis digital agency karena adanya beragam spesialisasi dari setiap karyawan.

Oleh karena itu, disarankan agar memilih beberapa jenis KBLI yang sesuai dengan kegiatan usaha perusahaan namun tetap mencantumkan deskripsi detail tentang semua layanan yang ditawarkan pada dokumen pendukung lainnya seperti profil perusahaan atau brosur.

Secara keseluruhan, meskipun pemilihan jenis KBLI dapat menjadi penting bagi legalitas suatu usaha termasuk juga untuk bisnis digital agency tetapi harus dilakukan dengan hati-hati sehingga dapat mencerminkan seluruh aktivitas usaha secara akurat.

Baca Juga: 2 Cara Urus Izin Usaha di Indonesia Yang Perlu Diketahui

Kesimpulan

Dalam bisnis, KBLI dapat membantu perusahaan untuk mengidentifikasi jenis usaha yang mereka lakukan dan memudahkan dalam mendapatkan izin usaha. Namun, kelebihan dan kelemahan dari KBLI harus dipertimbangkan sebelum membuat pilihan. Apakah satu atau lebih KBLI digunakan tentunya tergantung pada jenis bisnis itu sendiri.

Bagi perusahaan digital agency, beberapa KBLI bisa diterapkan untuk menjalankan layanan-layanan yang ditawarkan oleh agensi tersebut. Dengan mengetahui syarat-syarat dan manfaat dari setiap kode KBLI maka perusahaan dapat mengoptimalkan penggunaannya secara maksimal.

Qlausul hadir memberikan solusi bagi pemilik bisnis hingga investor. Layanan kami mencakup perizinan dan digital marketing yang bisa dipilih sesuai kebutuhan. Jika perusahaan Anda membutuhkan jasa perizinan maka Qlausul adalah pilihan yang tepat. Silahkan hubungi tim kami melalui +62 851 7326 1177 atau email hello@qlausul.com untuk mendapatkan konsultasi secara gratis.

Author

Qlausul

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Powered by Qlausa
Selamat datang di Qlausul, ada yang bisa kami bantu ?